Vokalis Punk Itu Dijerat Pasal Berlapis

Pake otak jangan maen tangkap,
pake otak jangan maen pentongan,
jangan takut sama polisi,
tak pantas ‘tuk ditakuti,
Jangan lari sama polisi
polisi semua anjing…

Itulah lirik lagu yang menghantarkan Panca Adi Saputra, 21, Vokalis Uncle Funk, band asal Mataram, NTB, kini meringkuk di tahanan polres Buleleng.

Panca ditangkap Tim Buser Satresrim Polres Buleleng, karena dianggap telah menghina polisi. Panca diancam pasal berlapis yakni Primer 335 KUHP, Subsider 207 KUHP dan Lebih Subsider 310 KUHP.

[…]

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | Tidak ada komentar

Larang-melarang dalam hal “Pemikiran” dan “Ide” di Indonesia

Oleh :anonim

Indonesia negara yang katanya adalah negara “demokrasi” dan menjungjung tinggi perbedaan, entah itu perbedaan suku, agama, ras, dan lainnya, ternyata tidak seindah apa yang dibayangkan…

Begitu banyak hal yang saling jepit menjepit di negara ini, dimana golongan mayoritas selalu ingin berkuasa dan merasa paling benar diantara golongan yang lainnya…

[…]

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | Tidak ada komentar

Materialisme Dialektis

Oleh: John Pickard

JIKA kita membahas metode Marxisme, maka kita sedang bergelut dengan ide-ide yang memberikan basis bagi aktivitas-aktivitas kita dalam gerakan buruh, argumen-argumen yang kita kemukakan ketika kita mengikuti diskusi-diskusi, ataupun artikel-artikel yang kita tulis. Telah secara umum diterima bahwa Marxisme mengambil bentuknya dari tiga akar pokok. Salah satu dari akar itu ialah analisis Marx tentang politik Perancis, khususnya revolusi borjuis di Perancis tahun 1790-an, dan perjuangan-perjuangan kelas berikutnya selama awal abad ke-19. Akar lain dari Marxisme adalah apa yang disebut ‘ekonomi Inggris’, yaitu analisis Marx tentang sistem kapitalis seperti yang berkembang di Inggris. Akar ketiga dari Marxisme, yang menurut sejarahnya merupakan titik permulaan Marxisme, adalah ‘filsafat’ Jerman, dan aspek filsafat inilah yang ingin saya bahas di sini.

[…]

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | 2 Komentar

definisi ANARKISME..??

“Anarkisme” menurut orang-orang “yang katanya” pinter dinegeri ini…

browsing seharian, dengerin radio, baca koran, nonton tipi belakangan ini bener-bener bikin kepala mau meledak…apa sebab?? belakangan ini “anarkisme” sedang digandrungi oleh banyak orang…kebanyakan dari mereka adalah “yang katanya” orang-orang pintar dinegeri ini….dari mulai presiden…sampai dosen pakar dari berbagai kejuruan…tak ketinggalan pula beragam opini dangkal yang juga keluar dari arus bawas soal “anarkisme” ini banyak terlihat diforum-forum maupun milis-milis diinternet…tak terkecuali milis mediacare, milis yang notabene adalah tempat mangkalnya para praktisi dan peminat media diindonesia…ironis sekali…

[…]

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | 3 Komentar

Politik Ekologi Sosial

oleh: Graham Baugh

Terjemahan ini petikan dari The Politics of Social Ecology, salah satu esai yang dimuat dalam kumpulan Renewing the Earth, The Promise of Social Ecology. Ini kumpulan yang merayakan karya Murray Bookchin.

Satu pemikiran sentral ekologi sosial adalah bahwa dominasi manusia atas alam berakar dari dominasi manusia yang satu terhadap manusia lainnya. Gagasan bahwa masyarakat harus ditataulang sesuai prinsip-prinsip ekologis – kesatuan dalam keragaman, spontanitas dan mutual aid – tidaklah berdasarkan analogi gampangan antara masyarakat dan alam. Melainkan didasarkan atas gagasan bahwa relasi antar mahluk hidup, membentuk dan menentukan relasi mereka dengan alam. Penghapusan dominasi manusia terhadap alam, memerlukan penghapusan dominasi di dalam masyarakat manusia.

[…]

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | 5 Komentar