Dapatkah kita mengubah dunia tanpa mengambil-alih kekuasaan?

Saya tidak tahu jawabannya. Mungkin saja kita bisa mengubah dunia tanpa merebut kekuasaan. Mungkin juga tidak. Titik berangkat–bagi kita semua, menurut saya–adalah ketidakmenentuan, ketidaktahuan, sebuah pencarian bersama kedepan. Kita mencari sebuah jalan kedepan, karena sudah semakin jelas bahwa kapitalisme adalah sebuah bencana bagi kemanusiaan. Revolusi, sebagai sebuah perubahan radikal dari masyarakat, adalah sesuatu yang tidak dapat menunggu. Dan revolusi ini haruslah revolusi (yang terjadi di seluruh) dunia kalau kita memang menginginkan sebuah revolusi yang efektif. Namun revolusi ini tidak dapat terjadi dengan satu kali hentakan. Ini berarti satu-satunya cara dimana kita bisa menyiapkan revolusi adalah serupa dengan revolusi insterstisial, sebuah revolusi yang akan terjadi di antara celah-celah kapitalisme, revolusi yang menduduki ruang-ruang diseluruh dunia ketika kapitalisme masih terus berjalan. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana kita menyusun celah-celah ini, apakah di dalam bentuk negara-negara atau dengan cara-cara yang lainnya.

[…]

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | 1 Komentar