For Oaxaca : WE WILL BE BEAUTIFUL

I will feel alive.
I will be in control of myself.

I will be burning, burning with life—a lightened candle always in the brink of turning off, burning and burning, never stopping.

Amidst your sacred buildings destroyed—debris that will be reflections of a past life thrown away to the dust bin of history, consumed by the fires of joy and of the heart, I will—we will—celebrate the nihilistic destructions of values and constraints. We will be the Virgin Mary ready to give birth to god—again and again.

Amidst poetry scribbled on the walls of your streets—poetry written with love, for love is subversion, it is freedom—we will claim the streets for us, and only for us. We will not give away any bit of it, for giving away a fraction of it would mean giving away everything.

We will be in control of ourselves.

Amidst the ashes of your burning flags—burnt by constraint—less compulsions, the building blocks of anti-history—we will refuse the spectacle of gender, race, spirituality, nationality, for we want everything—not a fragment—for everyone.

Amidst your trampled corpses—military generals, politicians, and CEOs—we will retaliate your violence with violence—we will embrace the spirit of militancy—and we will deny you what you denied us. You seized your power with violence, and maintained it through violence. It will be time for us to seize it back.

So beware, beware of trampling on us in your schools, in the workplace, in the street—beware of trying to annihilate every bit of our creativity—of trying to convert us in cogs turning as the clock of dead time clicks at every second. Beware of delivering us death.

We are many. We are cleaning your shit, studying in your schools, dying in your offices, making your shoes, building your houses, raising your children, cooking your food—we are everywhere.

You need us, but we don’t need you.

We will be beautiful.
The world will be beautiful.

We don’t have any morality since all of them are yours—your values to maintain your position.

So do not fuck with us. Never ever fuck with us.

Didedikasikan untuk penduduk Oaxaca, praktisi dan pembangun komune abad-21, dalam perang anti-spectacle. Apa yang bisa kami lakukan di sini adalah memperlebar dan membangun apa yang telah kalian mulai di sana, dengan hidup kami sebagai taruhannya. Demi cerahnya matahari pagi dan indahnya matahari terbenam; demi bulan dan bintang dan hujan sebagai penyejuknya; kami tak ingin menyerah. Tidak sekarang. This is the only world that worth fighting for. Long live Oaxaca Commune.

Bandung, November 27th ‘06, in the edge of despair. 

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | Tidak ada komentar

Jaringan Autonomous Kota // hotspot : Salatiga Desentral !

Seruan NOPEMBER
1 Juta Kota-kota Merdeka Seluruh Dunia

Saodara-saodara sepengharapan akan ufuk kemanusiaan. Salam sejahtera. Kota ini milik kita bersama; warganya. Kota ini adalah lingkungan hidup kita bersama. Kota ini adalah kepentingan hidup kita bersama. Bagaimana mungkin kota ini kita pasrahkan ke tangan jahat segelintir elit politik dan ekonomi / kekuasaan berpelindung senapan yang mengancam kita ? Bagaimana mungkin hidup ini kita serahkan untuk diperkosa oleh segelintir elit politik dan ekonomi / kekuasaan dengan topeng demokrasi perwakilan (politisi), otoritas hirarkis (pemerintahan) dan pembangunan hanya demi yang maha segalanya uang (kapitalisme) ? Bagaimana mungkin hidup ini kita serahkan untuk diperlakukan seenaknya demi kepentingan-kepentingan yang tak ada hubungannya dengan hidup kita ? Bagaimana mungkin kita percaya bahwa kita tak bisa mengurus dan mengatur hidup kita sendiri ? Bagaimana mungkin kita mau tak merdeka ? Kita adalah sel- sel otonom yang membentuk jaringan otonom dan akan merebut kembali kota kita … lingkungan bebas kita … hidup sejati kita … tanpa sekali-kali pernah berpikir jahat untuk menguasainya. Kita akan hidup bersama, bekerjasama, bantu-membantu dengan kehendak, daya dan tindakan kita sendiri sebagai individu merdeka dalam kebersamaan yang merdeka. Segenap kekuatan beserta dan di dalam kita Saodara, selamat berjuang dengan riang untuk kehidupan yang lebih baik. Amin.

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | Tidak ada komentar

BlackBloc is Back!

BlackBloc is Back! Strike at BU$H nggaK pentiNG!

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | Tidak ada komentar

ILUSI CHÁVIZMO – PERJUANGAN KELAS DI VENEZUELA

Ribuan orang menggelar aksi damai di Wina, ibukota Austria pada tanggal 14 Mei 2006 lalu. Dengan membawa bendera merah serta bendera nasional Venezuela dan Kuba, mereka berharap dapat melihat presiden Bolivia, Evo Morales dan presiden Venezuela, Hugo Chávez. Aksi ini merupakan sebuah bentuk dukungan bagi para pemimpin negara latin tersebut, yang juga berafiliasi ketat dengan pemimpin Kuba, Fidel Castro. Alasan lain dari dukungan mereka, adalah karena baik Bolivia, Venezuela dan Kuba kini telah bergabung dalam kesepakatan perdagangan alternatif yang mereka ciptakan sendiri, yang menjanjikan versi sosialistik daripada kerjasama perdagangan neoliberalisme yang dimotori oleh AS dan Uni Eropa.

Tidak hanya di Austria, sebagian besar dari kita di Indonesia—khususnya para militan Kiri—pasti berpikir bahwa rezim Chávez di Venezuela adalah sebuah konfirmasi atas analisa Marxis terbaik di era kapitalisme yang sangat advance sekarang ini. Terlebih lagi setelah kegagalan kudeta militer sayap kanan yang disponsori CIA pada tahun 2002 lalu, yang seakan membuktikan bahwa seluruh jajaran publik mendukung Chávez. Perusahaan-perusahaan multinasional memang direbut oleh negara satu persatu, yang menandakan bahwa ini adalah sebuah kemajuan terbaik masa kini. Tapi pada kenyataannya, rezim ini masih membutuhkan kritik yang juga lebih advance semenjak ia masih kurang dalam mendorong publik untuk mulai membentuk organisasi swakelolanya sendiri yang otonom. Pidato-pidato Chávez mungkin memang sangat baik dalam membangun kesadaran di tingkatan publik, tapi ini tak akan berarti apa-apa apabila publik sendiri tidak memiliki organisasi otonom mereka sendiri. Kesadaran yang tidak menemui ekspresi materialnya dalam bentuk yang lebih terorganisir tak akan berarti apa-apa.

[…]

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | Tidak ada komentar

Kutukan Bertubi Sambut Parade Sejuta Gay di Jerusalem

Jerusalem – Israel dilanda kerusuhan dan konflik besar menyusul rencana parade satu juta gay dan lesbian di Jerusalem, besok Sabtu (9/11). Kaum gay dan lesbian merupakan aktivis gerakan perdamaian dan antiperang paling kuat di Israel.

Polisi Israel Kamis (9/11) kemarin menyepakati proposal penyelenggara parade, organisasi Jerusalem Open House, untuk memindahkan parade itu ke stadion Universitas Yahudi di daerah tertutup Givat Ram, Jerusalem.

[…]

convert this post to pdf.

Print This Post Print This Post | Tidak ada komentar