Haree geneee masih gak boleh ngomong bebass…??!!!
Dikirim pada 15-12-2006 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: bebas!, bencana, berita, marxisme, tentang hidup
Gila…Kaget mendengar kabar dari kawan kemarin malam, bahwa diskusi marxisme di ultimus, Bandung dibubarin pemuda panca marga+polisi. Parahnya lagi…banyak dari peserta diskusi (panitia, pembicara, dll) diangkut polisi kekandanganya…
Sempet nggak percaya karena, bukannya katanya sekarang udah bebas…akhirnya coba mastiin…trus kontak sana-sini, lihat internet, dll….hasilnya…anjinnggg….temen gw juga banyak yang ditangket euuyy!!! sialannn $#%^Q%@&*
Gila…negeri apaan ini…orang mau belajar aja dilarang… anjjiiinggg!!!!!
Nih berita-nya saya copy dari detik.com
Polisi Bubarkan Diskusi Gerakan Marxisme di Bandung
Erna Mardiana – detikcom
Bandung – Sebuah diskusi yang membahas tentang Gerakan Marxisme Internasional yang digelar di Toko Buku Ultimus, Jl Lengkong, Bandung, dibubarkan polisi. Padahal diskusi ini baru berjalan sekitar 20 menit.
Diskusi yang menghadirkan pembicara aktivis buruh di Kanada asal Indonesia Suprapto Marhaen (26) ini dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis (14/12/2006). Tema yang diangkat adalah mengenai gerakan buruh di Kanada dan dihadiri sekitar 50 peserta yang kebanyakan adalah mahasiswa.
Sebelum acara dimulai, di depan Toko Buku Ultimus itu memang sudah dipenuhi sekitar 30 orang berbaju loreng hijau dan kuning. Di mobil mereka terpampang tulisan Pemuda Panca Marga.
Salah seorang anggota Pemuda Panca Marga yang diketahui bernama Adang Supriyadi kemudian masuk ke dalam toko buku sambil berteriak kepada penjaga toko. “Rapatnya di mana. Rapatnya di mana,” ujarnya lantang dengan suara yang berat.
Tidak hanya penjaga toko yang menjadi sasaran, setiap pengunjung yang berada di dalam toko juga diajukan pertanyaan yang sama. “Kamu dari mana. Ngapain ke sini,” tanyanya.
Beberapa saat kemudian, anggota Panca Marga yang sebelumnya berada di luar toko buku kemudian menyusul Adang masuk ke dalam toko buku. Dan akhirnya mereka berhasil menemukan lokasi acara diskusi itu, yang tempatnya berada tepat di samping toko buku atau tepatnya berada di halaman.
Pada saat itu kebetulan acara baru saja dimulai dengan moderator bernama Willi. Saat acara dibuka, Willi menjelaskan, kegiatan ini hanyalah diskusi biasa. “Ini tidak ada tendensius apa-apa,” jelasnya.
Pemuda Panca Marga itu pun pada awalnya hanya duduk-duduk dan berjaga-jaga saja di belakang para peserta. Namun, ketika pembicara aktivis buruh di Kanada asal Indonesia Suprapto Marhaen akan memulai diskusi, tiba-tiba komandan Panca Marga, Adang Supriyadi maju ke meja pembicara.
Dia langsung merampas mikrofon dari tangan Marhaen. Adang yang mengaku sebagai Persatuan Masyarakat Anti Komunis ini kemudian dengan lantang membubarkan acara tersebut.
“Kegiatan komunis tidak relevan lagi. Kami sebagai warga Bandung tidak setuju ada kegiatan komunis di sini. Jangan jadikan Bandung menjadi celah kecil untuk perkembangan komunis di Indonesia. Kami mohon maaf agar kegiatan ini dibubarkan. Saya harap semua hadirin di sini untuk membubarkan diri,” ujarnya lantang.
Acara ini pun langsung berubah menjadi kerusuhan. Para anggota Panca Marga yang sebelumnya hanya berjaga-jaga di belakang langsung membalik-balikkan kursi yang diduduki para peserta.
Merasa diincar para anggota Panca Marga, Marhaen yang sebelumnya duduk di meja pembicara langsung kabur menyelamatkan diri bersama panitia lainnya. Mereka langsung kabur ke kampus Universitas Pasundan yang letaknya tepat di depan Toko Buku Ultimus itu. (ary/ary)











FuCK the REPULIC OF INDONESIA.. HIDUP KOMUNIS!!!! KPD PARA INTEL22.. TANGKEP GW KALO BISA!!!
emang anjing yang mengatasnamakan warga bandung buat bubarindiskusi kemarin itu. gw saat itu jadi peserta diskusi juga. dan kesel seribu kesel gerombolan pembubar diskusi itu dengan paksa ngiring pembicara masuk mobilnya. duh anjing semua!!!
klo ngomongin komunis ato marxis di Indonesia, kita emang kudu ati-ati. soalnya Mbah hartoyang biadab itu dah nyekok bangsa ini untuk menilai komunis itu kejam…. banget!!! padahal pembantaiaan 30 September dulu belom tentu komunis pelakunya. bisa aja G30S/Suharto… harus ada pelurusan sejarah!!!
bingung sendiri gw!!! komunis yang masih dipertanyakan keikutsertaannya dibenci, dihujat, bahakan untuk sekedar tau aja dilarang, kok Suharto yang dah jelas2 bunuh 2 juta lebih rakyat indonesia didiemin??? anjing emang tuh yang bubari!!! g pada pakek otak kali ya???
pokoknya, klo gw bisa ngutuk, gw kutuk tuh yang bubarin acara! gw kutuk juga orang yang ngaku ormas padahal polisi!!! anjing!!! aparatt kita masih punya Mbah harto!!! anjing semua!!!
EMANG KAYA ANJING SMUANYA !!!!! TAE BANGET EMANG KLO DISKUSI DOANG KNAPE COBA……. EMANGNYA ITU ACARA BUAT KONSOLIDASI??? KAGAK!!!!
JUSTRU YANG BUBARIN OTAKNYA PADA SEMPIT SMUA…ANJING LO….
KLO EMANG BGINI CARANYA,,G DA LAGI KEBEBASAN DI NEGARA YANG KATANYA DEMOKRATIS INI MENDING LANGSUNG AJA KITA2 REVOLUSI….
TAU APA MEREKA TENTANG MARXIS???YANG MEREKA TAU CUMA MARXIS,SOSIALIS, AND KOMUNIS JELEK, JAHAT, G BERPRIKEMANUSIAAN …. CUIHHH!!
EMANGNYA MEREKA ITU PALING BENER APA??? PUNYA HAK APA MEREKA… SMUANYA GARA2 REZIM SOEHARTO YANG BIADAB ITU…
BUAT GW CUMA SATU KATA : REVOLUSI
GAK ADA PILIHAN LAEN…..
REVOLUSI….REVOLUSI….REVOLUSI SAMPE MATI
APARAT KEPARAT, POLISI BANGSAT, TNI ANJING TAI KUCING
INGAT KAWAN2 KU SEMUA REVOLUSI KITA BELUMLAH USAI (IR.SOEKARNO, PRESIDEN RI KE-I)
pemuda panca marga dan polisi sama tainya!!!!!! taiiiik
wew…!!! ngikut ajah dech cooooyyy….!!!!
yang penting idup buat yang berarti ajaaah….
men,cuman belajar doank ga boleh???
seharusnya kita tanya sama yang di senayan,KORUPSI BOLEH GA???
udah terlalu banyak mereka ngatur hidup kita…
wedew…..wajar donk diskusi di bubarkan sama APARAT..!! soalnya gak ada duitnya…mereka duduk di belakang peserta sambil menunggu ( UANG KEAMANAN ) …tapi para panitia tidak membayar..!! MAKANYA DI BUBARIN DEH DISKUSINYA…!!!
apakah ini yang disebut dengan “NEGARA DEMOKRASI.???”
mari kaum marxis,anarkis,agamais kita bersatu hilangkan FASISME-FASISME & bersama2 kita bangun surga2 diatas neraka bumi ini.!!!