Dikirim pada 24-05-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: review
Sebuah film dokumenter hasil kerja Tim Lewis dkk. Film ini merupakan hasil liputan peristiwa demonstrasi besar-besaran di Seattle, Washington (Amerika Serikat) pada 28-30 Nopember 1999 (N28-N30)—aksi protes yang berbobot, karena sebagian dari para demonstran itu tidak sekedar menentang pertemuan WTO, melainkan, sebagai wujud perlawanan terhadap sistem ekonomipolitik yang menindas dan mendominasi seluruh dunia, betul-betul mentargetkan untuk menggagalkan pertemuan itu.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| Tidak ada komentar
Dikirim pada 16-05-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: anarkisme
disadur dari : http://nefac.net/node/157
ANARCHIST-COMMUNISM
by Alain Pengam
INTRODUCTION
Anarchist-communism has been regarded by other anarchist currents as a poor and despised relation, an ideological trophy to be exhibited according to the needs of hagiography or polemic before moving on to “serious things” (the collectivizations of Spain, anarcho-syndicalism, federalism or self-management), and as an “infantile utopia” more concerned with dogmatic abstractions than with “economic realities”. Yet, anarchist communism has been the only current within the anarchist movement which has explicitly aimed not only at ending exchange value but, among it’s most coherent partisans, at making this the immediate content of the revolutionary process. We are speaking here, of course, only of the current which explicitly described itself as “anarchist-communist”, whereas in fact the tendency in the nineteenth century to draw up a stateless communism “utopia” extended beyond anarchism properly so-called.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| Tidak ada komentar
Dikirim pada 11-05-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: review
Genre : Film Dokumenter
Director : Rick Rowley dan Jacqueline Soohen
Produksi : Big Noise Film
Narator : Michael Franti dan Suheri Hammad
Format : DVD
Runtime : 75 menit
DVD Rilis : 15 Februari 200
Beberapa menit saat film pertama dimulai, kita segera disuguhi tayangan di mana beberapa orang anak muda dengan t-shirt yang digunakan untuk menutupi wajah, sedang membakar ban-ban mobil di jalanan, orang-orang bergerak cepat di tengah suasana yang juga seakan penuh berisi ketegangan. Dalam beberapa menit tersebut juga, kita dengan cepat diajak untuk berada di tengah-tengah suasana insurgensi, melihat suasana tersebut dalam jarak sangat dekat. Tidak seperti rata-rata tayangan insurgensi yang mampu kita lihat dalam berbagai siaran di televisi yang selalu memperlihatkan kejadian-kejadian tersebut dari sebuah jarak yang jauh, dan dari jajaran militer ataupun polisi, video dari helikopter polisi atau dari atas tank. Belum lagi narasi yang biasanya hanya diisi oleh orang-orang dari pihak media yang dibiayai korporasi dan berlagak sebagai pihak yang netral, sementara di saat yang sama justru meniadakan kesempatan bagi pihak insurgen untuk menyuarakan diri mereka—selain hanya komentar-komentar sesaat yang sama sekali tidak signifikan. Di televisi, kita hanya melihat laporan insurgensi yang menciptakan jarak antara pemirsa dan para insurgen.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 5 Komentar
Dikirim pada 08-05-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: anarkisme global, anti-kapitalisme, berita
source : theagitator’s blog
On Tuesday, May1, tens of millions of working people and their supporters took to the streets on International Workers’ Day to stand up for their rights and interests against the growing pressure of globalized corporate capitalism. In places as varied as Los Angeles and Istanbul, from San Luis Potosi to Zimbabwe to Teheran, demonstrators were met with stiff, even brutal, repression from the ruling regimes. The zeitgeist of our time is clearly moving in the direction of a unity between globalized corporate interests and repressive national regimes. There is only one force that can counter this encroachment on liberty and equality, still best summed up in that venerable clarion call: “Workers of the World, Unite!” This past Tuesday, workers on every continent did just that, and my roundup of Global MayDay 2007 is in the extended copy.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 1 Komentar
Dikirim pada 08-05-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: bebas!, cuap-cuap, tentang akhirat?
Resapi dulu apa maknaku itu!
Hanya eksistensi hurufkah?
Agama bukan jalan, bukan pula sampah
Tapi agama yang bagaimana?
Nalarku berbisik ‘AGAMA ITU SAMPAH’!
Untuk apa aku bertobat dengan kata-kataku,
untuk sebuah fakta dunia yang basi…
Silakan aku setan yang mempersetani agama, agama apa?
Setubuhi, telanjangi puisiku yang bukan puisi!
Imej itu memuakkan, aku bersumpah…!
Tapi apa di balik imej, jangan tanya kenapa?
Terlalu instan dan menjijikan…
Parang bukan jawaban.
EZY DISEASE
BANDUNG
KONTAK: njrenx@yahoo.com
note : puisi ini adalah puisi lanjutan sekaligus tanggapan dari penulisnya atas berbagai komentar terhadap puisi sebelumnya berjudul Agama itu Sampah
convert this post to pdf.
Print This Post
| 27 Komentar