ORGANISASIKAN KOMUNITASMU: JANGAN MEMILIH!
Dikirim pada 27-02-2009 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: opini & analisis
Dalam demokrasi, harus ada yang menang dan kalah—Hillary Clinton, Program Musik Dahsyat di RCTI 19 Feb 09
Semua revolusi modern telah berakhir dengan kembalinya kekuatan negara—Albert Camus
Dewasa ini, “demokrasi” menguasai dunia. Runtuhnya rezim komunis Rusia, pendudukan di Afghanistan dan Irak yang mengatasnamakan demokrasi, sistem Pemilu multipartai yang semakin dipopulerkan di berbagai negara-negara miskin Dunia Ketiga, pertemuan-pertemuan tingkat dunia yang membahas persoalan demokrasi ekonomi, pembantaian warga sipil palestina di Jalur Gaza dan serangan balas dendam pada warga Israel yang tidak bersalah demi kekuasaan modal, juga jadwal Pemilu pada bulan April 2009 di Indonesia—yang selalu diklaim dan digembar-gemborkan sebagai pesta demokrasi. Lalu kenapa kita tidak merasa ada sesuatu yang menggembirakan, jika demokrasi adalah solusi dari segala masalah kita dan dunia? Kenyataannya dunia masih juga berjalan di antara kemiskinan, pengangguran, penghancuran ekologi, penghancuran hak-hak warga oleh korporasi, dan masalah-masalah lainnya. Lebih dari itu, kemandirian komunitas telah menjadi sesuatu yang benar-benar langka. Apakah ada yang salah dengan “demokrasi”? Apakah ada alternatif yang lebih memungkinkan dari “demokrasi”?
[…]


Conceit, arrogance and egotism are the essentials of patriotism...Patriotism assumes that our globe is divided into little spots, each one surrounded by an iron gate. Those who had the fortune of being born on some particular spot, consider themselves better, nobler, grander, more intelligent than the living beings inhabiting any other spot. It is, therefore, the duty of everyone living on that chosen spot to fight, kill, and die in the attempt to impose his superiority upon all others. 










