Dikirim pada 16-09-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: anti-kapitalisme, bebas!, bencana, ekologi, opini & analisis, tentang hidup


Diceritakan kembali berdasarkan sebuah artikel dari Kompas 11 Juni 1969.
“Eksplorasi Tembaga di Ertsberg, Irian Jaya” (oleh Adjat Sudradjat)
Tahun 1967, 40 tahun lalu, Tim Freeport sedang berusaha mengebor bagian dari Gunung Bijih untuk mendapatkan sampel-sampel bijih guna penelitian kadar mineralisasinya. Konon, para pembor itu dipilih dari yang pernah berpengalaman di Kutub Utara dan Alaska sebab mereka mesti melawan suhu sedingin 0-4 Celsius, kabut, dan hujan. Mereka mendirikan kemah di pelataran Cartensz Weide. Mereka diterbangkan ke situ dari Timika menggunakan helikopter selama 40 menit.
Sementara itu, tiga orang kepala suku berhiaskan bulu burung, kalung merjan, dan tusuk hidung merayap menuju Ertsberg tiga hari tiga malam bersama bala tentaranya tanpa selembar benangpun melekat di badannya, tak peduli hawa sedingin es pun. Akhirnya, mereka sampai di perkemahan para pembor tersebut. Suasana tidak menyenangkan terjadi sebab tidak ada saling pengertian di antara tim Freeport dan suku setempat, maklum tidak ada yang saling mengerti bahasa masing2. Orang2 Indonesia di tim Freeport pun tak mengerti bahasa mereka sebab sebagian besar datang dari luar Papua.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 9 Komentar
Dikirim pada 08-05-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: anarkisme global, anti-kapitalisme, berita
source : theagitator’s blog
On Tuesday, May1, tens of millions of working people and their supporters took to the streets on International Workers’ Day to stand up for their rights and interests against the growing pressure of globalized corporate capitalism. In places as varied as Los Angeles and Istanbul, from San Luis Potosi to Zimbabwe to Teheran, demonstrators were met with stiff, even brutal, repression from the ruling regimes. The zeitgeist of our time is clearly moving in the direction of a unity between globalized corporate interests and repressive national regimes. There is only one force that can counter this encroachment on liberty and equality, still best summed up in that venerable clarion call: “Workers of the World, Unite!” This past Tuesday, workers on every continent did just that, and my roundup of Global MayDay 2007 is in the extended copy.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 1 Komentar
Dikirim pada 14-10-2006 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: anti-kapitalisme, berita, kontra kultur, otonomis, tentang hidup

Mexico City – Mereka telah menempuh 480 kilo meter selama 19 hari dan melalui 25 kota untuk tiba di Ibu Kota. Dewan Masyarakat Oaxaca (APPO) dan organisasi guru SNTE divisi 22 menuduh Gubernur Oaxaca, Ulises Ruiz terpilih secara tidak sah dan menggunakan cara-cara brutal untuk menindas protes masyarakat.
Dalam demonstrasi masyarakat yang telah berlangsung sejak bulan Mei, 5 pejuang telah gugur di tangan aparat keamanan Meksiko.
Sementara, Gubernur Ruiz menyatakan tidak bertanggung jawab atas kekerasan yang dituduhkan dan menolak untuk turun dari jabatannya.
Demonstrasi yang bermula dari tuntutan upah layak par aguru berkembang menjadi pendudukan kota Oaxaca dan perebutan kekuasaan
The demonstrators have walked from Oaxaca city, waving banners and shouting slogans.
Aksi berjalan kaki ke Ibu Kota ini dimaksudkan untuk menekan Senat agar mendesak Ruiz mundur dari jabatan.
sumber : IMC Jakarta
convert this post to pdf.
Print This Post
| Tidak ada komentar
Dikirim pada 23-05-2006 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: anti-kapitalisme, opini & analisis
SELALU MENYEBARKAN KEMISKINAN
Kapitalisme berlaku bak seorang yang baik hati yang berkata, “Saya begitu cinta terhadap orang miskin, sehingga saya berpikir bahwa tidak pernah ada cukup banyak orang miskin.” Di Brazil, sistem ini membunuh ribuan anak setiap tahun akibat penyakit dan kelaparan. Dengan atau tanpa proses pemilihan, kapitalisme adalah anti demokrasi, karena mayoritas orang menjadi terpenjara oleh kebutuhan-kebutuhan.
Empat-perlima penduduk dunia ‘secara resmi’ hidup dalam kemiskinan, dan sistem ini tetap mempertahankan mereka pada posisi kemiskinan itu. Sebagian besar dari Dunia Ketiga dihambat untuk berkembang maju secara ekonomi. Negara-negara Dunia Ketiga dibuat tergantung pada bantuan dari negara-negara industri, dan kekayaan alam mereka dikering tandaskan oleh kekuatan-kekuatan imperialis ini. Pada tahun 1990, Dunia Ketiga menerima bantuan resmi sebesar 44 milyar dolar AS. Di tahun yang sama, 165 milyar dollar AS mengalir dari Dunia Ketiga ke negara-negara imperialis hanya untuk melayani pembayaran hutang luar negeri.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 13 Komentar
Dikirim pada 23-05-2006 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: anti-kapitalisme, opini & analisis
Film “Mary Poppins” (1964) yang dibintangi oleh Julie Andrews adalah film yang mentertawakan soal uang dan para bankir, seraya merayakan kebebasan dan kebahagiaan dari nanny, pengamen jalanan yang bernama Bert (diperankan oleh Dick van Dijk), pembersih cerobong asap, pengemis dan merpati-merpati di katedral, serta anak-anak kecil dengan mata yang masih jernih. Disitu ada adegan orang terbahak-bahak dan mereka yang terbahak-bahak akan ditinggikan. Kemudian muncul pertanyaan, yang mungkin cukup fundamental untuk diajukan sebagai pertanyaan dalam kehidupan modern masyarakat, terutama masyarakat urban. Masalahnya, kita tak pernah memikirkan berbagai hal-hal yang kecil dan sudah terlanjur dianggap sebagai sebuah kewajaran dalam hidup kita.
Tapi kini, apabila kalian memiliki waktu lebih untuk membaca dan berpikir mengenai hal-hal yang terlanjur dianggap sepele, mari kita lihat secara lebih detail mengenai apa itu uang dan bagaimana peranannya dalam mengatur hidup kita sehari-hari.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 1 Komentar