Dikirim pada 27-02-2008 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: bebas!, cuap-cuap, feminisme, punk
Ada kiriman dari kawan di Sukabumi nih…
——————–
OLEH : RANDT BOREEL
(iseng2 pengen kirim uneg2. hahahaha)
Kita udah sering lihat banyak sekali biduan wanita seksi baik di layar kaca alias TiPi, radio, en media2 lainnya. Dari Beyonce hingga Krisdayanti. Rocker selewat-lewat ampe penyanyi dangdut yang pantatnya bergoyang nan seksi aduhai.. aaghhh.. tidaaaak!! Siapa yang gak konak lihat aksi mereka? Munafik lo semua kalo gak suka ama goyangan Titi Kamal dengan lagunya yang terkenal.. JABLAY! Gw yakin semua laki-laki akan ngaceng tititnya, bahkan seorang Presiden sekali pun! Alim ulama, pendeta, siapa tau ya kan?? Iya gak? Iya dooooonx. Bener gak? Bener dooooonx….
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 14 Komentar
Dikirim pada 15-10-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: bebas!, feminisme, kontra kultur
Oleh: John Zerzan
Pada dasarnya, peradaban, merupakan sejarah dominasi terhadap alam dan perempuan. Patriarki berarti penguasaan terhadap perempuan dan alam. Apakah kedua institusi ini merupakan sinonim?
Filsafat telah meninggalkan alam penderitaan yang luas ketika jalannya yang panjang, dalam pembagi-bagian divisi kerja, perlahan-lahan mulai terbuka. Hélène Cixous menyebut sejarah filsafat sebagai suatu “rantai ayah-ayah.” Perempuan, seperti halnya penderitaan, selalu absen dari hal tersebut, dan tentunya (mereka: penderitaan dan perempuan) adalah saudara dekat.
Seperti Camille Paglia, seorang pemikir anti-feminis, ketika ia merenungi peradaban dan perempuan:
“Ketika Aku melihat seekor burung bangau besar melewati sebuah truk panjang, sejenak Aku terdiam dan tertunduk, seperti yang akan dilakukan orang-orang ketika sedang berada dalam ibadah gereja. Konsepsi kekuatan macam apa: kebesaran macam apa: yang dihubungkan oleh bangau-bangau ini dengan peradaban Mesir kuno, ketika arsitektur monumental pertama kali dibayangkan dan dicapai. Apabila peradaban diserahkan ke tangan perempuan, mestilah kita masih tinggal di dalam gubuk-gubuk jerami.” (1)
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 3 Komentar
Dikirim pada 10-10-2007 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: bebas!, feminisme
Oleh : RedRebel Zine
Kita sering mengagung-agungkan dan meneriakan tentang kesetaraan,equality, persamaan, all human being are equal bla…bla…bla… Tapi aku ajak lagi SEMUA untuk mengingat kembali… Ajakan ini untuk semua, perempuan dan laki2…
Apakah bisa disebut kesetaraan jika masih banyak perempuan yang mengambil keputusan dengan keputusan dari sang pacar?!? Contohnya “Elo minta izin dulu dong ke gw kalo mao pergi sama temen2 elo”, alih2 ‘kekhawatiran’ dari sang pacar…
Apakah bisa disebut kesetaraan jika masih banyak cowok yang menuntut sang pacar untuk bersikap seperti apa yang diinginkannya?, misalnya “Elo jangan pake baju yang kaya gini lagi ah, mulai besok gw gak mao lagi liat elo pake paju kaya gini ya”, alih2 ‘rasa sayang’ dari sang pacar…
Apakah bisa disebut kesetaraan jika masih banyak perempuan tidak boleh pergi atau melakukan sesuatu tanpa kesepakatan dari sang pacar?, misalnya “Gw gak ikutan kereuni yah, soalnya gak dizinin sama cowok gw, nanti dia marah”, alih2 ‘takut mengecewakan’ sang pacar…
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 12 Komentar
Dikirim pada 14-12-2006 oleh: Anarch[Oi]!
Tag: animal right, feminisme
“Dosa terburuk terhadap sesama makhluk hidup bukan dengan membenci, namun dengan mengacuhkan mereka. Ini adalah bibit dari ketidakmanusiawian.” (George Bernard Shaw)
KITA memaksa binatang melayani ‘kebutuhan’ manusia. Sebagai contoh dalam hal makanan, pakaian, ilmu pengetahuan, hiburan, teman, olah raga, dan berbagai macam lainnya. Dalam kehidupannya, perempuan dalam beberapa hal mengalami eksploitasi serupa. Keduanya berada dalam tekanan budaya garis laki-laki, dan mengalami pengurangan kebebasan – meskipun biasanya hal yang lebih parah terjadi pada binatang. Sebagian besar masyarakat tidak menyadari diskriminasi seperti pengubahan fungsi bahasa sehingga dapat digolongkan ke dalam pelecehan. Dan lebih banyak lagi, kita tidak (mau) melihat ketidakadilan dan kekejaman yang mengatasnamakan kelebihan kelompok (tertentu) manusia dari sesama makhluk.
[…]
convert this post to pdf.
Print This Post
| 1 Komentar